Selasa, 11 Agustus 2015

Tanggung Jawab

Tanggung Jawab

Pengertian tanggung jawab dalam kamus bahasa Indonesia adalah tanggung keadaan, wajib menanggung segala sesuatunya (kalau terjadi apa-apa boleh dituntut, dipersalahkan, diperkarakan, dsb). Adapun tanggung jawab secara definisi merupakan kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan baik yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban.
Tanggung jawab bersifat kodrati, yang artinya tanggung jawab itu sudah menjadi bagian kehidupan manusia bahwa setiap manusia dan yang pasti masing-masing orang akan memikul suatu tanggung jawabnya sendiri-sendiri. Apabila seseorang tidak mau bertanggung jawab, maka tentu ada pihak lain yang memaksa untuk tindakan tanggung jawab tersebut. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dilihat dari dua sisi, yaitu:Dari sisi yang berbuat dan dari sisi yang kepentingan pihak lain.
Tanggung jawab adalah ciri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannyaitu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian atau pengorbanannya. Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaran bertanggung jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan, penyuluhan, keteladanan dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Tanggung jawab adalah sifat yang mendasar dalam diri manusia. Selaras dengan fitrah. Tapi bisa juga tergeser oleh faktor eksternal. Setiap individu memiliki sifat ini. Ia akan semakin membaik bila kepribadian orang tersebut semakin meningkat. Ia akan selalu ada dalam diri manusia karena pada dasarnya setiap insan tidak bisa melepaskan diri dari kehidupan sekitar yang menunutut kepedulian dan tanggung jawab.
Inilah yang menyebabkan frekwensi tanggung jawab masing-masing individu berbeda.
Tanggung jawab mempunyai kaitan yang sangat erat dengan perasaan. Yang kami maksud adalah perasaan nurani kita, hati kita, yang mempunyai pengaruh besar dalam mengarahkan sikap kita menuju hal positif.
Kedua, tanggung jawab manusia kepada orang lain dan lingkungan (sosial) di mana ia hidup. Kita ketahui bersama bahwa manusia adalah makhluq yang membutuhkan orang lain dalam hidupnya untuk pengembangan dirinya. Dengan kata lain, ia mempunyai kewajiban-kewajiban moral terhadap lingkungan sosialnya. Kewajiban sangat erat kaitannya dengan eksistensi seseorang sebagai bagian dari masyarakat. Kita sadar bahwa kalau kita tidak melaksanakan tanggung jawab terhadap orang lain, tidak pantas bagi kita menuntut orang lain  untuk bertanggung jawab pada kita. Kalau kita tidak berlaku adil pada orang lain, jangan harap orang lain akan berbuat adil pada kita.


Prinsip Berpegang Teguh

Prinsip Berpegang Teguh

 

Sewaktu sekolah dulu saya terbilang anak yang labil, gampang terpengaruh orang lain mau baik ataupun buruk saya ikuti suara terbanyak. Tapi setelah saya memasuki bangku kuliah seiring bertambahnya umur, saya mulai berani untuk memilih segala hal yang saya ingin walaupun itu seorang diri. Yang saya tahu prinsip berpegang teguh atau berpegang teguh pada prinsip yaitu tidak berubah – ubah atau tetap pada pendirian apapun konsekuensinya.

             Semua orang pasti punya prinsip, hanya saja ada beberapa yang tidak dapat berpegang teguh pada prinsipnya. Contoh kecilnya seorang mahasiswa yang ingin masuk pada mata kuliah yang dosennya terkenal galak, dia punya prinsip “saya akan tetap masuk, sekalipun dosennya galak” tapi belum tentu dia berpegang teguh pada prinsipnya itu misal alasannya karna temannya lebih banyak yang tidak masuk, atau dia kena marah dengan alasan yang dia anggap tidak masuk akal.


Kepemimpinan

Kepemimpinan


Untuk memenuhi tugas softskill kali ini, saya diminta untuk membuat sebuah tulisan pribadi tentang kepemimpinan. Untuk contoh kasus saya memilih profesi presiden pada tahun 1998 dimana yang memimpin negara ini adalah bapak B.J Habibie. Kenapa saya memilih sosok beliau, karena kisah hidupnya sangat menarik dan sifat kepemimpinannya patut di acungi jempol.
Seperti yang kita tahu tidak semua orang memiliki jiwa kepemimpinan, dan tidak semua orang dapat menjadi seorang pemimpin. Karena untuk menjadi pemimpin memiliki resiko yang cukup besar dan pemimpin harus dapat memotivasi juga memberi perubahan pada apapun yang ia pimpin.
Bapak B.J Habibie pada masa kepemimpinannya ia mewarisi keadaan negara yang kacau balau pasca pengunduran diri soeharto pada masa orde baru, sehingga menimbulkan banyak kerusuhan di negara Indonesia. Habibie memiliki tugas utama yaitu pemulihan ekonomi negara. Walaupun kepemimpinan Habibie dapat dibilang cukup singkat namun ia berhasil memberikan landasan kokoh bagi Indonesia. 
Pengangkatan B.J Habibie menjadi seorang presiden menimbulkan banyak kontroversi, salah satu kesalahan terbesar Habibie saat menjabat Presiden ialah Timor Timur lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menjadi negara terpisah yang berdaulat kira- kira pada tahun 1999. Walaupun begitu sebenarnya lepasnya Timor Timur membersihan nama Indonesia yang sering tercemar oleh tuduhan pelanggaran HAM di Timor Timur.
Karena kasus inilah pihak yang tidak puas dengan kepemimpinan Habibie memiliki alasan untuk menjatuhkannya. Dan upaya mereka berhasil pada tahun 1999 ia memutuskan untuk tidak mencalonkan diri lagi. Dari sejarah kepemimpinannya itulah yang membuat saya kagum walaupun banyak yang menyebut Habibie tidak berperasaan namun Habibie telah melakukan perubahan dengan membangun pemerintahan yang transparan.
 Jika boleh di hubungkan dengan film yang menceritakan perjuangan habibie sejak muda, bagaimana ia bekerja di luar negri dan diremehkan karena di negaranya sendiri masih butuh import dari luar, tapi ia dapat membuktikan bahwa ia mampu. Sampai akhirnya ia kembali ke Indonesia atas permintaan mantan presiden soeharto.

Kepemimpinannya yang singkat dan sempat dianggap negatif oleh masyarakat, lambat laun banyak yang menyadari hal positif saat kepemimpinan beliau setelah pengunduran dirinya. Maka inilah alasan saya memilih sosok beliau untuk menggambarkan pemimpin yang saya kagumi.